Warga Desa Babatkumpul Kecamatan Pucuk – Lamongan Gembira Atas Dibagikannya Sertifikat Tanah Miliknya

29
- Advertisement ARTICLE TOP -banner-728

Lamongan, Kabardesaku.my.id – Ratusan Sertifikat Tanah, dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap PTSL telah di bagikan ke Warga Masyarakat Desa Babatkumpul Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan. Rabu (17/11/2021).

Ibu Nuryati sangat gembira udah mempunyai Legalitas Hak Atas Tanah. Saat di dikonfirmasi Media ini, di sela sela waktu pengambilan Sertifikat tersebut. Yang langsung di terima di Balai Desa, bersama sama (Ratusan) warga Masyarakat Desa Babatkumpul. Dengan Punyanya Sertifikat tersebut, Bu Nuryati bisa Bersenyum serta gembira, Punya Sertifikat yang sah, dan bisa buat Agunan buat Cari Modal.

“Saya dan para Warga tentangga Desa Sangat senang udah punya Sertifikat Tanah atau pekarangan dari Pemerintah melalui Pokmas atau Pemdes, gimana gak senang mas media, punya Sertifikat sah bisa buat Jaminan Pinjaman Uang modal di Bank,” ucap Nuryati.

Di kesempatan yang sama. Prawito SH., MM. Selaku Kepada Desa Babatkumpul, menyampaikan ke Media ini, Beliau merasah Lega atau senang, bisa mewujudkan keinginan buat warganya bisa memiliki Sertifikat Tanah, di Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Yang di trima dari Pemerintah Pusat melaui ATR/BPN Kanwil Lamongan, untuk warga desanya, dengan Kuata kurang lebih dari 900 Kuata. Di tahun 2020 Udah Menyerahkan Pemberkasan ke ATR/BPN Kanwil Lamongan sekitar 900 Pemohon, dan di tahun 2021 ini udah Menerima Penerbitan Sertifikat sekitar 550 Sertifikat dalam (dua) tahap di bulan ini. Bertempat di Balai Desa Babatkupul Kecamatan Pucuk kabupaten Lamongan Jawa Timur.

ARTICLE INLINE ADbanner-728

“Saya merasa senang dan lega, bisa mendapatkan Progaram Pendaftaran Tanah Sistematis Lemkap (PTSL) dari pusat melaui Kanwil ATR/BPN Lamongan, untuk Desa kami. Dikarnakan Program tersebut sangat membantu warga kami dalam mengurus Surat Hak Milik SHM atau Hak atas Tanah, dengan adanya Program PTSL atau Sertifikat masal, yang meringankan warga masyarakat, di bandingkan Sertifikat Mandiri. Untuk proses dan jumlah pemohon. Pendaftaran hingga pengajuan di tahun 2020 udah bisa terlaksanakan, di tahun 2021 ini. Dari proses pendaftaran hinga pemberkasan Sampai Penerbitan Sertifikat, yang mendapatkan kuata Sekitar 900 pemohon. Untuk penerimaan Sertifikat yang terbit, Desa kami udah terima 550 Sertifikat dalam (dua) tahap di bulan ini,” tutur Prawito.

Lanjud Prawito,” Soal Biaya pendaftaran Sertifikat tersebut Kami dari Pihak Pemdes tidak punya wewenang. Semua Udah ada yang melaksanakan yaitu Pokmas, dan sesuai kesempakatan bersama. Bahwa warga memberikan swadaya untuk Atmintrasi sebatas kewajaran, dan kesepakatan bersama. Dan dak ada lagi biaya yang lain-lain, seperti Hibah dan jual beli atau tanah milik warga di luar domisili desa kami, alias sama rata, gak ada bedah. Yang terpenting kita bersama sama mensukseskan Program program dari Pemerintah,” cetus Prawito. (khan)

banner-728